Rakerda DPD APDESI Kalteng 2026 Resmi Dibuka oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran
yl
Hai Kalteng - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dirangkai dengan dialog interaktif, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa desa adalah fondasi utama pembangunan dan kemajuan Kalimantan Tengah. "Desa adalah fondasi utama kemajuan daerah. Kemajuan Kalimantan Tengah ditentukan oleh keberhasilan pembangunan desa," tegas Gubernur. "Gubernur menekankan bahwa keberhasilan program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045 memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh kepala desa. "Keberhasilan berbagai program strategis pemerintah sangat bergantung pada dukungan dan peran aktif kepala desa dalam pelaksanaannya, sehingga seluruh program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Gubernur.
(Baca Juga : Kegiatan DPRD Barsel pada Agustus fokus pembahasan KUA-PPAS)
Gubernur juga mendorong desa mengembangkan inovasi dan mengoptimalkan potensi lokal guna memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. "Desa perlu memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengembangan inovasi dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong kesejahteraan warga desa," pungkas Gubernur.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indoensia Ahmad Zabadi menyampaikan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah implementasi Asta Cita Presiden dalam membangun ekonomi dari desa. "Koperasi Desa Merah Putih adalah implementasi komitmen pemerintah untuk mendorong pemerataan ekonomi dan mengurangi kemiskinan melalui pembangunan berbasis desa," tutur Ahmad. Ahmad menjelaskan bahwa desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat perekonomian desa guna menekan angka kemiskinan. "Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui penguatan ekonomi desa, upaya pengurangan kemiskinan dapat diwujudkan secara berkelanjutan," jelas Ahmad.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kalimantan Tengah Seger Satria menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungannya terhadap pelaksanaan Rapat Kerja Daerah APDESI Tahun 2026. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga Rapat Kerja Daerah APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 dapat terselenggara dengan baik," kata Seger. Seger berharap forum Rapat Kerja Daerah menjadi sarana memperkuat organisasi dan sinergi pembangunan desa, sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian para kepala desa dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat. "Rapat kerja ini diharapkan menjadi sarana bagi seluruh pengurus dan kepala desa untuk memperkuat organisasi, membangun sinergi, serta mendorong terwujudnya desa yang maju dan mandiri. Kepercayaan yang diberikan masyarakat harus dijaga dan diwujudkan melalui pengabdian serta kerja nyata bagi kemajuan desa," tandas Seger.
Ketua Panitia Pelaksana Dematius melaporkan bahwa kegiatan Rapat Kerja Daerah APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 diikuti oleh 652 kepala desa dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah. "Kegiatan ini diikuti 652 kepala desa dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah untuk menyamakan persepsi, merumuskan rekomendasi kebijakan, memperkuat kapasitas pemerintahan desa, serta mempererat sinergi antarpemangku kepentingan," ungkap Dematius.
Dematius menyampaikan bahwa terselenggaranya Rapat Kerja Daerah APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 adalah hasil kolaborasi dan dukungan berbagai pihak yang memiliki komitmen terhadap pembangunan desa di Kalimantan Tengah. "Kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik berkat dukungan, kerja sama, dan semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan. Sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam memperkuat kapasitas pemerintahan desa dan mendorong percepatan pembangunan desa di Kalimantan Tengah," ucap Dematius. Melalui Rapat Kerja Daerah ini diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
Tampak hadir FORKOPIMDA Provinsi Kalimantan Tengah, Anggota DPD RI Siti Aisyah, Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta, Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, Wakil Bupati Katingan Firdaus, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, serta Kepala OPD Terkait. (Sumber : Diskominfo Kalteng)
- Tinggalkan Komentar
Hai Kalteng